√ 5 Cara Mengatasi Penyesalan Dalam Hidup - Magersena
Diberdayakan oleh Blogger.

Sabtu, 02 Oktober 2021

5 Cara Mengatasi Penyesalan Dalam Hidup

Menghilangkan rasa menyesal



Setiap orang pasti pernah mengalami kegagalan dan melakukan kesalahan, terkadang kita merasakan penyesalan yang sangat berat akibat dari kegagalan dan kesalahan tersebut.

Ungkapan penyesalan pun terlontar tanpa kita sadari :

  • Andaikata aku mengikuti nasihat orang  tuaku mungkin hidupku gak akan jadi seperti ini
  • Andaikata aku tidak memilih dia mungkin Hidupku  akan menjadi lebih baik

Dan banyak lagi berbagai pengandaian lain sebagai bukti bahwa kita sangat menyesalkan atas kejadian, kesalahan dan kegagalan di masa lalu.

Kita semua tahu penyesalan itu tidak ada gunanya dan semua orang pasti sadar dengan hal itu, tapi tetap saja   penyesalan itu datang silih berganti.

Kita sudah mencoba untuk melupakan semua penyesalan yang ada, tapi tetap saja terasa berat dan semakin mencoba untuk melupakan maka akan semakin sedih dengan penyesalan itu.

Lalu, bagaimana cara supaya tidak terus menyesal dengan kesalahan yang pernah dilakukan di masa lalu :

1. Bersyukur atas kegagalan


Anda harus bersyukur karena pernah mengalami kegagalan dengan mencoba suatu hal, akan lebih menyakitkan jika kegagalan itu terjadi karena Anda tidak pernah mencoba atau tidak melakukan apa-apa.

contoh sederhana, Anda menyukai seorang wanita kemudian Anda meminta dia untuk menjadi pacar dan ternyata si wanita menolak, pasti Anda akan sedih tapi terasa lebih lega karena Anda sudah tahu keputusan si wanita dibandingkan   dengan Anda menyukai wanita tapi Anda tidak mengungkapkan rasa suka itu.

Pada akhirnya, si wanita pergi dengan orang lain yang lebih berani dari Anda. Contoh kegagalan  kedua ini membuat Anda benar-benar sangat menyesal   karena tidak pernah tahu keputusan si wanita itu.

Jika Anda mengungkapkan rasa suka itu, setidaknya ada harapan dia bisa menerima tapi faktanya sama-sama gagal. Kegagalan pertama karena kamu mencobanya dan kegagalan   kedua karena kamu tidak berbuat apa-apa.

2. Fokus pada hal baik


Coba Anda ingat hal baik yang sudah dialami di masa lalu, jangan hanya mengingat semua kegagalan yang terjadi di masa lalu. Mungkin Anda gagal masuk ke perguruan tinggi  favorit tapi Anda berhasil mendapatkan hal-hal baik yang berguna dalam hidup.

Anda punya teman yang baik, keluarga yang selalu mendukung, lingkungan yang baik, kesehatan yang terjaga dan kebaikan lain yang sudah Anda dapatkan walaupun terjadi kegagalan pada hal lain.

3. Jangan percaya angan-angan


Angan-angan Anda tentang kegagalan adalah sesuatu yang sangat salah, terkadang ketika mengalami penyesalan maka kita akan menyampaikan sebuah ungkapan penyesalan.

  • Andaikata aku mengikuti nasehat orang tuaku mungkin hidupku akan menjadi lebih baik
  • Andaikata aku memilih pekerjaan lain mungkin hasilnya pasti akan lebih baik

Ungkapan tersebut adalah hal yang salah, jangan terbawa penyesalan karena semua hal belum terjadi. Kebaikan yang sering Anda bayangkan adalah sesuatu yang abstrak yaitu sesuatu yang tidak mungkin terjadi.


Penyesalan terjadi karena kita membuat sebuah perbandingan yang tidak tidak dipilih, jadi seolah-olah pembanding tersebut pasti akan menyajikan sebuah kondisi yang jauh lebih baik dari sekarang.

Misalnya, pada saat itu Anda punya 2 pilihan yaitu menekuni pekerjaan A dan pekerjaan B, Anda pun memilih pekerjaan A yang harus dikerjakan hari ini. Kemudian Anda menghadapi sebuah kondisi yang sulit dan jauh dari dugaan sebelumnya.

Anda lalu menyesal dan berkata "seandainya aku memilih pekerjaan B pasti hidupku akan lebih baik dari ini", perkataan seperti ini terlihat benar tapi belum tentu benar karena tidak ada jaminan ketika Anda memilih pekerjaan B maka hidup pasti akan lebih baik.

Ingat bahwa permasalahan itu selalu datang kapanpun dan dimanapun, semua pilihan yang Anda tentukan harus dipertanggungjawabkan karena permasalahan adalah hal yang pasti terjadi.

 Masalah dan kesuksesan adalah sesuatu yang akan terjadi karena memang kodrat kehidupan seperti itu, tidak ada  jaminan jika Anda meraih keberhasilan atau mengambil pilihan yang lain di masa lalu maka hidup  pasti akan lebih baik.
 

4. Hidupmu lebih banyak keberhasilan


Sebenarnya keberhasilan hidup Anda lebih banyak dari kegagalan dan kesalahan yang sudah terjadi di masa lalu, masalahnya fokus pikiran dan hati Anda lebih banyak pada kegagalan   yang sedikit Anda alami dalam hidup.

Setiap hari Anda pasti bertemu dengan teman dan orang-orang sekitar, berpergian sampai ke tempat tujuan dengan selamat, menghirup oksigen dengan hikmat tanpa kesulitan bernafas.

Kesenangan itu semua adalah keberhasilan, sementara kegagalan mungkin  hanya sekali dan pada saat Anda berada di situasi yang genting dimana harus memilih satu diantara dua atau banyak pilihan.

momen yang sudah Anda lalui itu mungkin terjadi setiap hari dalam hidup tapi Anda hanya fokus pada momen yang membuat Anda sakit walaupun hanya terjadi sekali dalam hidup.

5. Lepaskan semuanya


Pertanyaan penting yang harus Anda jawab, apakah dengan menyesal merasa tidak puas atau tidak menerima dengan kenyataan maka hidup pasti akan berubah atau sedikit lebih baik.


Jawabannya adalah tidak, semua kondisi tetap sama saja, menyesal dan tidak menyesal terhadap suatu hal atau puas dan tidak puas dengan kejadian yang sudah terjadi tidak akan merubah hidup Anda saat ini.

Jika hidup Anda tidak berubah maka cobalah untuk menerima kejadian yang terjadi dan lepaskan semuanya karena Anda memang tidak punya pilihan selain menerima atau melupakannya.

Dengan menerima kenyataan ini, Anda akan memahami bahwa kegagalan sudah terjadi dan Anda ingin memaafkan kesalahan diri sendiri di masa lalu dan membuat Anda menjadi orang yang lebih baik dari sebelumnya.

Anda akan  menemukan sisi positif dan pelajaran berharga dari semua hal yang dianggap kesalahan. Dengan belajar dan menerima kesalahan maka hidup akan menjadi lebih ringan dan Anda akan menemukan solusi dan alternatif untuk memperbaiki kesalahan yang pernah dilakukan.

Get notifications from this blog