Trader vs Investor, Mana yang Lebih Baik ?

Trader dan Investor saham



Apakah anda seorang investor atau trader atau jangan-jangan anda bukan keduanya. Hal pertama yang harus anda lakukan sebelum terjun ke pasar modal adalah memilih karakter, anda ingin menjadi seorang investor atau seorang trader.


Memilih peran di pasar modal sangat penting karena pilihan di awal akan menentukan strategi yang akan anda ambil ke depannya di pasar modal. Anda bisa mendapatkan keuntungan dengan 2 cara di pasar modal yaitu Dividen dan Capital Gain.


Orang-orang yang fokus mendapatkan keuntungan dari Dividen biasa disebut dengan Investor sedangkan mereka yang fokus mendapatkan keuntungan dari Capital Gain disebut dengan trader.


Selain kedua itu, ada karakter lain yang sering muncul di pasar modal yaitu Gambler. Gambler adalah orang-orang yang hanya fokus untuk mendapatkan keuntungan dari investasi atau trading cepat dalam jumlah besar.


Pada kesempatan kali ini, Magersena akan memberitahu perbedaan antara Investor dan Trader supaya memudahkan anda dalam menentukan peran yang akan diambil di pasar modal.


Investor


Tujuan utama seorang Investor adalah menginvestasikan uang untuk mendapatkan keuntungan yang signifikan dalam jangka waktu yang panjang, mereka hanya fokus pada Dividen dan Capital Gain yang akan terjadi di masa depan.


Seorang Investor pada umumnya melakukan analisa dengan pendekatan fundamental yang berfokus pada fundamental ekonomi sebuah perusahaan. Mereka selalu melakukan analisa berdasarkan laporan keuangan perusahaan, hal ini membuat pemilihan saham Investor berbeda dengan pemilihan saham Trader.


Investor hanya mencari perusahaan yang bisnisnya akan berkembang terus dalam waktu 3-5 tahun ke depan, perusahaan yang rutin membagikan dividen setiap tahun kepada para Investor dan perusahaan yang mempunyai ekonomi yang sehat.


Jika anda ingin menjadi seorang Investor maka anda wajib belajar dan menguasai ilmu fundamental analisis. 


Trader


Trader adalah orang-orang yang melakukan aktivitas trading di pasar modal, trading dalam bahasa Indonesia berarti berdagang. Jadi, para trader sebenarnya sedang melakukan aktivitas berdagang.


Mereka selalu melakukan analisis dengan pendekatan teknikal yang berfokus pada Supply Demand dan pergerakan harga (Price Action). Para trader menggunakan chart atau grafik pergerakan harga saham sebagai senjata utama dalam trading.


Baca juga : apa itu Capital Gain dalam investasi saham ?


Mereka akan mencari saham yang bisa dijual lebih tinggi dalam jangka waktu pendek sampai menengah untuk mendapatkan keuntungan yang biasa disebut dengan Capital Gain.


Jika anda ingin menjadi seorang trader maka anda wajib belajar dan menguasai ilmu teknikal analisis. Ilmu teknikal analisis berguna untuk menentukan saham yang berpotensi naik dalam waktu singkat.


Gambler


Setelah anda paham tentang Investor dan Trader, ada satu karakter yang sering ditemukan di pasar modal yaitu Gambler. Mereka sebenarnya ingin menjadi seorang Investor atau trader yang selalu mendapatkan profit konsisten di pasar modal.


Tapi, mereka mempunyai mindset yang keliru dan selalu berasumsi bahwa mereka bisa mendapatkan keuntungan yang sangat tinggi dalam waktu yang singkat.


Gambler tidak menguasai ilmu strategi investasi atau trading yang benar, mereka juga tidak belajar ilmu fundamental dan teknikal analisis. Pada umumnya, mereka membeli saham berdasarkan feeling bukan karena ilmu yang sudah dikuasai.


Setelah membeli saham, mereka berharap saham tersebut akan naik tinggi dalam waktu singkat dan mendapatkan keuntungan yang besar. Prinsip "high risk high return" masih berlaku sehingga banyak gambler yang akhirnya mengalami kegagalan di pasar modal.


Pilih investor atau trader


Di atas adalah sedikit gambaran tentang karakter dan tujuan yang akan anda ambil di pasar modal. Mungkin anda akan bertanya "antara investasi dan trading, mana yang lebih baik ?".


Keduanya sama-sama bagus asal cocok dengan tujuan anda di pasar modal, anda bisa belajar dari Investor legendaris bernama Warren Buffett atau belajar dari Trader legendaris bernama George Soros. Kedua orang ini adalah sosok yang sukses di stock market dengan cara mereka masing-masing.


Jika anda selalu sibuk dengan pekerjaan sehingga tidak mempunyai waktu yang cukup untuk memantau kondisi market, anda lebih baik menjadi seorang Investor karena anda sudah mempunyai penghasilan utama dan bisa menginvestasikan uang untuk jangka panjang.


Baca juga : 5 cara investasi emas yang pasti untung besar


Tapi, jika anda mempunyai banyak waktu untuk memantau pergerakan harga saham dan ingin mendapatkan profit konsisten jangka pendek sampai menengah, anda lebih baik menjadi seorang Trader.


Penutup


Setelah anda menentukan peran di pasar modal, anda harus berkembang dan naik ke level berikutnya. Luangkan waktu untuk belajar investasi atau trading supaya anda semakin sukses di pasar modal.


Jika anda tidak punya waktu untuk belajar, lebih baik anda investasi di Reksadana saja untuk menghindari resiko jauh lebih besar.


Sekarang anda komen di bawah, apakah memilih menjadi seorang Investor atau seorang Trader. Keduanya mempunyai strategi yang berbeda dalam membuat investing plan atau trading plan.

Posting Komentar

0 Komentar