Inilah Asal usul Barang Sehari - Hari yang Pasti Belum Anda Ketahui !

Asal usul Barang Sehari - Hari yang Pasti Belum Anda Ketahui


Sejarah barang


Setiap hari kita sering memakai barang untuk keperluan hidup, berbagai macam barang yang dipakai selalu mempermudah hidup dan membuat kita lebih nyaman. Tapi, apakah anda pernah bertanya bagaimana asal usul barang yang sering dipakai.


Pada kesempatan kali ini, saya akan memberitahukan beberapa asal usul barang sehari - hari yang pasti belum anda ketahui.


1. Sneakers


Sneakers


Sneakers adalah jenis sepatu yang paling populer di kalangan remaja saat ini, tapi ada sejarah unik dari munculnya sepatu ini. Zaman dulu, orang - orang memakai sepatu bernama splimsolls yang mempunyai tampilan kasar dan bentuk yang aneh.


Awalnya, U.S Rubber Company memperkenalkan sepatu beralas karet dengan bahan penutup dari kanvas yang berujung. Setelah itu, sepatu ini dijuluki sneakers karena beralas karet dan tidak membuat suara saat berjalan.


Pada akhirnya, orang - orang mulai memproduksi sepatu ini secara massal dan bisa digunakan untuk berbagai kegiatan seperti lari, bermain basket, jalan - jalan dan kegiatan lainnya.


2. Mangkuk ayam


Anda yang sering makan di pinggir jalan pasti tidak asing dengan mangkuk ayam yang satu ini. Mangkuk yang disertai gambar ayam hitam dan tumbuhan ini sangat populer di Indonesia dan bisa ditemukan di mana - mana.


Mangkuk ini muncul pada abad ke-6 di pemerintahan kaisar Chenghua, sang kaisar memesan mangkuk keramik dengan motif ayam jantan dan betina ke seorang pengrajin keramik dan diberikan ke ratu sebagai tanda cintanya.


Motif ayam memang dipilih secara khusus karena melambangkan kemakmuran, banyak anak dan banyak rezeki. Lama kelamaan mangkuk model ini sangat diminati dan diproduksi secara masal, sampai sekarang mangkuk ayam ini sudah dikenal seluruh masyarakat Indonesia.


3. Kartu remi


Sampai sekarang tidak ada orang yang tahu siapa penemu kartu remi, tapi fakta sejarah mengatakan bahwa permainan kartu remi berawal dari percetakan gambar di atas kertas dari Tiongkok. Pendapat yang lain mengatakan bahwa permainan kartu remi adalah evolusi dari permainan catur dari barat.


Simbol - simbol yang ada di dalam kartu mempunyai makna tertentu dan bisa dikombinasikan menjadi bentuk kalimat.


Sekop = militer
Hati = kepercayaan
Wajit = perdagangan
Kriting = pertanian


Hal ini berkaitan dengan kehidupan abad pertengahan dimana sering terjadi perang dan mayoritas penduduk yang berprofesi sebagai petani, pedagang dan sistem kerajaan. Selain itu, simbol pada kartu remi juga menyatakan musim di seluruh dunia.


Sekop = musim dingin
Hati = musim gugur
Wajit = musim semi
Kriting = musim panas


Simbol - simbol raja juga mengarah kepada pemimpin terkenal pada zaman dulu. Kartu remi mempunyai fakta sejarah yang menarik dan permainannya yang seru membuat remi populer di seluruh dunia.


4. Nasi padang


Nasi padang


Untuk anda yang sering makan nasi padang pasti milih minta dibungkus untuk dibawa pulang daripada makan di tempat kan. Biasanya pesanan yang dibungkus nasinya lebih banyak daripada makan di tempat langsung, pelanggan juga jarang yang tahu kenapa penjual memasukkan nasi lebih ke pesanan yang dibawa pulang.


Sejarahnya, saat Indonesia mengalami krisis ekonomi pada tahun 1998 para penjual nasi padang menunjukkan solidaritasnya dengan menambah porsi nasi pada pesanan yang dibungkus. Saat itu jumlah pengangguran sangat banyak dan warga selalu membeli nasi bungkus untuk dibagikan kepada anggota keluarganya.


Alasan kedua adalah estetika saat memesan, saat pelanggan memesan nasi dengan lauk sedikit maka penjual akan menambahkan kuah, sayur, daun singkong rebus, sambel merah dan sambel hijau. Hal ini dilakukan supaya menambah lauk saat pelanggan memesan dengan lauk sedikit.


Alasan ketiga adalah nasi padang sudah ditetapkan isinya sesuai biaya operasional, saat pelanggan memesan nasi dan makan di tempat maka penjual akan mengeluarkan biaya cuci piring bagi karyawan dan saat pesanan dibawa pulang maka penjual tidak mengeluarkan biaya cuci piring dan solusinya adalah menambah porsi nasi.


5. Garpu


Sejak pertama kali ditemukan pada abad ke-7, garpu memang sudah menjadi alat untuk memasak dan menyajikan makanan. Meskipun, garpu sudah sering dipakai masyarakat timur tengah ribuan tahun lalu tapi garpu hanya dipakai saat ada acara kenegaraan saja.


Baca juga : cara mengatur waktu dengan benar supaya menjadi lebih produktif [tips manajemen waktu]


Berkat kerajaan byzantium penggunaan garpu semakin meluas di kalangan bangsawan di seluruh dunia, awalnya bentuk garpu hanya mempunyai 2 cabang dan ukurannya lebih besar sehingga tidak jatuh saat memotong daging.


Lama kelamaan, garpu dibentuk lebih kecil supaya nyaman saat menyantap makanan dan sekarang banyak garpu anti karat yang sering kita gunakan setiap hari saat menyantap sesuatu.


6. High heels


Sepatu yang satu ini menjadi item fashion bagi perempuan, ternyata high heels dulunya dipakai oleh para tentara untuk keperluan perang. Dulu, sepatu high heels sering digunakan oleh para tentara persia untuk mengendarai kuda, menambah akurasi panah dan menjaga keseimbangan kaki.


Tapi seiring berjalannya waktu mereka mengubah high heels untuk kepentingan fashion di kalangan sosial yang lebih tinggi, biasanya para lelaki memakai high heels supaya terlebih lebih dominan, lebih tinggi dan tidak jatuh saat mengendarai kuda.


Akhirnya pada abad ke-19, sepatu high heels dipakai para wanita supaya terlihat lebih menarik.


7. Warna botol bir


Warna botol bir


Apa anda pernah bertanya kenapa warna botol bir itu berwarna hijau atau coklat, kenapa tidak warna putih bening supaya lebih menarik. Ternyata ada alasan tertentu kenapa warna botol bir berwarna seperti itu, bir kebanyakan dikemas dalam botol hijau atau coklat karena mereka belajar dari kesalahan masa lalu.


Dulu mereka mengemas bir dalam botol kaca bening dan ternyata hal itu mengurangi kualitas rasa dan keawetan minuman saat terkena sinar matahari. Oleh karena itu, dilakukan penelitian untuk mengatasi masalah tersebut.


Pada akhirnya ditemukan warna botol bir berwarna gelap supaya melindungi kualitas minuman dari paparan sinar matahari. Tapi, anda harus menjaga botol bir supaya tidak terkena sinar matahari terus menerus. Botol hijau dinilai lebih ekonomis daripada botol coklat, itulah kenapa bir sering dikemas dalam botol hijau.


Sumber : calon sarjana

Posting Komentar

0 Komentar